Peringati semangat Hari Sumpah Pemuda, KAMMI DIY gelar orasi Bahasa Daerah


???????????????????????????????

Yogyakarta, – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) DIY menggelar aksi simpatik dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda yang ke 86 di titik 0 km Yogyakarta, selasa sore (28/10). Berbeda dengan aksi-aksi sebelumya, aksi kali ini diwarnai dengan penyampaian orasi dari perwakilan daerah dari seluruh Indonesia.

Memulai aksi pada pukul 16.15 wib, aksi simpatik ‘hari sumpah pemuda’ ini dimulai dengan orasi berantai dari pulau sumatera hingga pulau papua. Ada 20 perwakilan kader KAMMI yang berorasi dengan bahasa daerah. Ke 20 bahasa daerah tersebut yaitu: bahasa Gayo, Batak, Melayu Riau, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bangka, Lampung, Banten, Sunda, Jawa, Banjar, Melayu Kalimantan, Sula, Gorontalo, Bima, Sasak, Maluku, Manggarai, Papua.

Selain orasi dari kader KAMMI, turut hadir pula perwakilan dari forum komunikasi mahasiswa Bone Jogja, yang membacakan puisi karyanya berjudul ‘anak-anak bangsa’, sebuah refleksi tentang pemuda Indonesia.

Secara garis besar, orasi yang disampaikan dengan bahasa daerah ini adalah tentang Problematika Daerah, tantangan Pemuda masa kini, dan harapan akan terjaganya persatuan Indonesia.

Menurut kepala humas kreatif KAMMI DIY, Kharis Pradana,  peringatan sumpah pemuda dengan orasi bahasa daerah ini bukan tanpa alasan. “86 tahun yang lalu, para pemuda dari berbagai macam daerah,  dengan berbagai macam latar belakang suku bangsa, dan bahasa yang berbeda,  berkumpul dan mengikrarkan sumpah pemuda. Sumpah yang hingga kini masih menjadi titik semangat menjaga tanah air, bangsa, dan bahasa yang satu, Indonesia”

“Orasi dengan bahasa daerah ini adalah bukti bahwa kami adalah pemuda-pemudi yang berasal dari daerah, dengan tetap menjaga kearifan budaya daerah masing-masing, bertekad untuk tetap menjaga semangat sumpah pemuda. Bersama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, siap menyingsingkan lengan baju, untuk Indonesia maju” jelasnya.

Aksi simpatik yang dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta ini diakhiri dengan sebuah tekad bersama untuk menjaga semangat sumpah pemuda dan dilanjutkan pembacaan teks sumpah pemuda bersama seluruh massa aksi. [hf]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s