KAMMI DIY: BBM Naik, Rakyat kian tercekik


IMG_20141106_100309Yogyakarta- Sekitar 30 mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) wilayah DIY menggelar unjuk rasa menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Titik Nol Kilometer, Kamis (6/11/2014). Rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi pada bulan ini sebesar Rp3.000. Pemerintah beralasan kenaikan dilakukan karena subsidi BBM terlalu besar sehingga mengakibatkan APBN jebol.

Pada unjuk rasa ini mereka juga melakukan aksi teatrikal yang diawali dengan mengarak Jokowi dan JK, Presiden pilihan rakyat, yang kemudian secara dramatis Presiden yang dielu-elukan rakyat ini berubah menjadi menginjak-injak rakyat karena menaikkan harga BBM. “Yang kita khawatirkan adalah efek domino dari kenaikan BBM yaitu naiknya harga sembako, transport, dan lain sebagainya. neiknya harga BBM akan membuat rakyat miskinkian tercekik” kata Koordinator Unjuk Rasa Andri Prasetyo

Andri mempertanyakan komitmen Presiden Joko Widodo untuk mensejahterakan rakyat. Menurutnya, rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi dengan alasan jebolnya APBN akibat subsidi yang tidak tepat sasaran, tidak masuk akal. Menurut Andri, harga kenaikan minyak dunia saat ini berkisar 80 dollar per barel. Artinya turun dari 105 dollah per barel. Tentunya surplus yang terjadi sangat besar. “Menaikkan harga BBM bersubsidi saat ini tidak masuk akal,” ucap Andri.

Ketua KAMMI Wilayah DIY Aza El Munadiyan mengungkapkan, kenaikan harga BBM yang terjadi sebelum-sebelumnya tidak memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat. Yang terjadi justru menambah jumlah rakyat miskin. Sarana transportasi umum tidak ada perbaikan.

Kekayaan alam indonesia merupakan hak rakyat sudah menjadi kewajiban negara untuk menggunakannya demi kemakmuran rakyat. Namun, faktanya, negara menjualnya kepada pihak asing. “Janji Jokowi untuk menasionalisasi aset hanya isapan jempol,” ungkap Aza.

Aksi KAMMI DIY yang dihadiri Mahasiswa berbagai kampus di Yogyakarta diantaranya UGM, UNY, UII, Amikom, UIN, UAD, SSG, dan UMY ini diakhiri dengan penyampaian pernyataan sikap:

1. KAMMI DIY Menolak Kenaikan BBM

2. Menuntut Perbaikan Sarana Transportasi Umum

3. Menuntut Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat.
[KP]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s