Studi Gerakan Syiah


Oleh : Dedy Yanwar Elfani (Sekjen PW KAMMI DIY)

Dan janganlah sekali-kali kebencian kalian terhadap suatu kaum mendorong kalian untuk berlaku tidak adil”

Segala konflik, pertikaian, dan peperangan yang timbul di tengah-tengah manusia, dipastikan bersumber dari raibnya keadilan, dan maraknya ketidakadilan. Tidak adil mulai dari pikiran sampai pada tindakan, dari ideologi hingga praksis lapangan, berawal kebencian berakhir pada penindasan. Sejarah suram hubungan Sunni-Syiah yang penuh gejolak, bahkan berdarah-darah dari shiffin, karbala, hingga saat ini perang suriah. Lalu apakah semuanya berawal dari ketidakadilan? Ya, ketidakadilan sosial dan politik pada sisi permukaan. Namun, bisa kita lihat begitu banyak ekspose pemikiran dan tuduhan miring antara sunni-syiah di media-media. Propaganda yang nantinya efektif membakar kebencian diluar batas proporsional. Artinya, ketidakadilan itu sudah bersemayam sejak dalam pikiran, menghasilkan opini-opini yang tendensius.

Kemunculan syiah yang hampir menyatu dalam runtutan perjalanan Islam. Lalu sejarah dikooptasi karena tendensi ideologis, besar kemungkinan membawa kita pada ketidakadilan sejarah. Kunci penting dalam melihat permasalahan sunni-syiah, salah satunya adalah kita arif terhadap sejarah. Biarlah sejarah meceritakan secara jujur tentang fakta-fakta sejarah tanpa ada pretensi apapun. Lalu kearifan dari kita semua yang akan menentukan resolusi terbaik bagi umat muslim dan manusia secara keseluruhan.

download tulisan untuk melanjutkan membaca >> Studi gerakan syi’ah

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s